Feeds:
Pos
Komentar

Posts Tagged ‘sehat’

ScienceDailyKartun Popeye , banyak mencicipi sayur bayam  dan klelas SMP  memasak dapat membantu meningkatkan konsumsi sayuran pada anak-anak TK , menurut penelitian baru yang dipublikasikan dalam jurnal Gizi & Diet.

Iklan

Read Full Post »

Anak kecil nonton TVApakah anak yang nonton TV terlalu banyak akan memiliki kebiasan buruk?

Semakin banyak seorang anak kecil menonton televisi, semakin besar kemungkinan prestasinya buruk di sekolah dan kesehatannya terganggu pada usia 10 tahun, kata para peneliti.

Penelitian yang melibatkan 1.300 anak oleh universitas Michigan dan Montreal menemukan dampak buruk pada anak-anak yang lebih sering nonton TV.

Prestasi mereka di sekolah juga lebih buruk, sementara konsumsi makanan cepat saji juga meningkat.

Temuan kami merupakan argumen kuat kesehatan atas dampak nonton TV berlebihan pada anak kecil

Dr Linda Pagani, Universitas Montreal

Para pakar Inggris mengatakan orang tua dapat mengijinkan anak-anak menonton TV yang memiliki kualitas tinggi. (lebih…)

Read Full Post »

Produk Guinness beredar di Inggris dan banyak negara lainProduk Guinness beredar di pasar Inggris dan banyak negara lain

Slogan kuno iklan bir “Guinness is Good for You” mungkin ada benarnya, kata peneliti.

Satu gelas bir hitam ukuran satu pint per hari mungkin berguna seperti aspirin dosis rendah untuk mencegah penggumpalan darah di jantung yang memperbesar risiko serangan jantuh.

Minum lager tidak memberikan manfaat yang sama, kata peneliti dari University of Wisconsin dalam konferensi di Amerika Serikat.

Guinness diminta agar tidak lagi menggunakan slogan tersebut beberapa puluh tahun lalu. Perusahaan itu sendiri tidak menyatakan minuman beralkohol buatannya mendatangkan manfaat kesehatan. (lebih…)

Read Full Post »

shutterstock

Ilustrasi: Di usia 3 – 5 tahun kecerdasan anak sudah sangat maju dan kompleks, sehingga diperlukan stimulasi yang lebih tepat untuk mengembangkan kecerdasan mereka itu, salah satunya dengan bermain

JAKARTA, KOMPAS.com – Di usia 3 – 5 tahun kecerdasan anak sudah sangat maju dan kompleks, sehingga diperlukan stimulasi yang lebih tepat untuk mengembangkan kecerdasan mereka itu, salah satunya dengan bermain.

Menurut Garry L. Landreth, pendiri dan direktur Center for Play Therapy di University of North Texas (UNT), bermain adalah bagian integral dari masa kanak-kanak, media yang unik untuk memfasilitasi perkembangan ekspresi bahasa, ketrampilan komunikasi, emosi, sosial, pengambilan keputusan, serta perkembangan kognitif pada anak-anak.

Untuk itulah, metode paling tepat memberikan stimulasi pada anak-anak adalah dengan bermain. Tak ubahnya Landreth, psikolog dari Lembaga Psikologi Terapan Universitas Indonesia Muhammad Rizal psi juga mengatakan, bahwa bermain membuat anak di usia 3-5 tahun semakin cerdas.

Hanya saja, menurut Rizal, ada baiknya stimulasi lewat bermain itu diberikan mengikuti 7 ranah kecerdasan si anak, seperti yang pernah dipaparkan oleh Dr Howard Gardner, psikolog dari Harvard University, yaitu:

Kecerdasan Spasial/Kinestetis (lebih…)

Read Full Post »

shutterstock

JAKARTA, KOMPAS.com – Banyak bergerak, selain membuat anak aktif, juga dapat mengembangkan seluruh aspek kecerdasannya. Di sisi lain, perkembangan kinestetik akan memperkuat kesadaran sensori yang dimulai pada sistem saraf dan berujung pada sendi dan otot.

Stimulasi kinestetik atau gerak diberikan melalui rangsangan gerak tubuh yang kemudian akan direspon anak dengan gerakan tubuh pula. Stimulasi ini sangat bermanfaat terutama dalam menumbuhkembangkan potensi kecerdasan anak.

Menurut Drs. Bambang Sujiono, MPd., respon yang ditunjukkan oleh anak merupakan gerakan otot-otot tubuh sebagai akibat dari adanya perintah dari sel saraf pusat.

Hampir setiap respon gerakan melalui perintah otak. Kecuali gerak refleks tubuh yang merupakan gerakan spontan otot-otot tubuh tanpa adanya perintah dari otak. Itu sebabnya, bila rangsangan kinestetik diberikan kepada anak dengan melibatkan gerakan tubuh, sel-sel otaknya semakin banyak terstimulasi. Ini berarti, seluruh potensi kecerdasan yang dimiliki anak akan tumbuh dan berkembang.

Staf Pengajar di Fakultas Ilmu Keolahragaan UNJ ini, kemudian memberikan ragam stimulasi kinestetik mulai usia 0 hingga 6 tahun.

Usia 0-1 tahun
Di usia 3-4 bulan kandungan, janin sudah menunjukkan gerakan tubuh pertamanya, yang semakin bertambah sejalan dengan pertambahan usia kehamilan. Gerakan kedua muncul saat bayi lahir, yaitu gerak refleks. (lebih…)

Read Full Post »

DUA GEN UTAMA PENYAKIT ALZHEIMER DITEMUKAN

Alzheimer
Jumlah penderita Alzheimer diperkirakan akan meningkat

Dua gen utama yang kemungkinan berkaitan dengan berkembangnya penyakit Alzheimer berhasil ditemukan oleh tim peneliti Inggris.

Hal ini merupakan petunjuk pertama yang didasarkan pada gen dan mendorong para ilmuwan untuk mempertimbangkan kembali teori-teori tentang perkembangan Alzheimer yang berkembang selama ini.

Gen tersebut diidentifikasi dalam studi atas 16.000 sampel DNA dan diketahui mempunyai implikasi atas peradangan dan gangguan kholesterol.

Kedua gen yang ditemukan oleh tim peneliti di Inggris itu adalah CLU dan PICALM, yang mempunyai peran melindungi di dalam otak manusia, seperti dilaporkan dalam jurnal Nature Genetics.

Selama ini gen yang sering dikaitkan dengan Alzheimer adalah APOE4, yang menjadi pusat penelitian dalam penyakit ini.

Sementara itu tim peneliti di Perancis menemukan gen ketiga, CR1,. yang juga diduga berkaitan dengan Alzheimer. (lebih…)

Read Full Post »