Feeds:
Pos
Komentar

Posts Tagged ‘dunia’

Diaspora
Tim penggagas situs jejaring sosial Diaspora

Sebuah situs jejaring sosial tandingan Facebook akan diluncurkan tanggal 15 September, demikian penggagas proyek ini.

Situs Diaspora itu menggambarkan diri mereka sebagai situs jejaring sosial yang sadar akan privasi dan bisa dikontrol oleh pribadi-pribadi yang menjadi anggota.

Proyek situs jejaring yang satu ini menjadi berita besar setelah Facebook yang sangat populer dipaksa menyederhanakan pengaturan informasi personal penggunanya karena dianggap terlalu membingungkan dan rumit.

Empat orang mahasiswa Amerika yang meluncurkan Diaspora ini berhasil mengumpulkan dana US$200.000. (lebih…)

Iklan

Read Full Post »

Oetzi manusia es dari Alpen

Oetzi
Hasil otopsi Oetzi tewas karena anak panah yang melukai bahunya

Oetzi si manusia es mungkin dulu telah menjalani upacara pemakaman, kata arkeolog.

Manusia es yang diperkirakan berusia 5.00 tahun ditemukan di Pengununan Alpen yang masuk di wilayah Italia.

Hasil otopsi menunjukan Oetzi dibunuh, tewas karena luka akibat anak panah.

Sebuah penelitian terbaru menemukan bukti, beberapa bulan setelah kematiannya, jenazah Oetzi dibawa ke pegunungan tempat dia ditemukan kembali.

Lokasi penemuan bukan merupakan tempat kejadian pembunuhan, tetapi kuburan.

Penelitian baru, yang dipimpin oleh Professor Luca Bondioli dari Museum Sejarah dan Etnologi Nasional di Roma dan tim dari AS-Italia dipublikasikan dalam journal Antiquity.

Oetzi ditemukan di pengunungan Alpen diperbatasan Italia dan Austria tahun 1991.

Semula jenazah diduga pendaki gunung, tetapi para peneliti menemukan bukti bahwa mayat yang diawetkan itu berusia lebih dari 5.000 tahun.

Oetzi menjadi pemberitaan media, ketika hasil otopsi menunjukan dia tewas akibat anak panah yang melukai bagian bahunya. (lebih…)

Read Full Post »

Mobil Tercepat di Dunia : Mobil Super Shelby Ultimate Aero
412,28 km / jam

'Fastest In The World

Hewan Tercepat di Dunia Cheetah 113 km / jam

'Fastest In The World

Burung Tercepat di Dunia Spine cepat 171 km / jam ekor

'Fastest In The World

Ikan tercepat di dunia 110 km / jam SailFish (lebih…)

Read Full Post »

dewy-decimal-system-little-drawers-in-library
Moldova National Library – Photograph by Daniel Zollinger

Buku sebagai jendela informasi dunia pada jaman sekarang ini merupakan kebutuhan yang mutlak bagi orang-orang yang haus akan informasi. Dimana untuk memperolehnya dapat membeli atau bahkan dengan gratis. Salah satunya dengan berkunjung ke perpustakaan. Dimana dalam sebuah perpustakaan kita dapat membaca dan meminjam buku yang kita inginkan. Dan dalam sebuah perpustakaan akan menjadi nyaman jika perpustakaan tersebut dapat memberikan rasa nyaman,tenang,luas dan orang bebas mengkasesnya. Disini kita akan meliha perpustakan di dunia yang begitu menakjubkan dimana para pembacanya akan betah dan mungkin tidak mau pulang yang akan membaca terus sampai buku habis. Dimana selain luas kita juga kan melihat keindahan dari segi arsitekturnya,penataannya,hiasannya,pencahayaaanya serta lainnya, selamat menikamti dan semoga dapat mengunjungi perpustakaan tersebut.

1. University Club Library – New York City, United States

university-club-library-new-york
Photograph by Peter Bond

the-university-club-library
Photograph by Peter Bond (lebih…)

Read Full Post »

 Sky Photographs Clouds

Lihatlah awan dan menemukan bentuk tampaknya menjadi kebiasaan yang sangat umum . Kita semua bisa melihat apa imajinasi kita mengatakan , meskipun beberapa awan menyarankan sangat menentukan bentuk dan semua yang perlu kita lakukan adalah sebuah usaha kecil untuk memvisualisasikan mereka . Ada juga beberapa formasi berawan dengan bentuk yang sangat aneh , ” tidak wajar ” , yang menentang otak. Beberapa orang dapat melihat tanda-tanda UFO atau pesan yang berasal dari akhirat dan berniat untuk memecahkan misteri mereka . Masih ada orang-orang yang memiliki iman di atasnya . Tapi untuk Apresiasi Masyarakat Awan , mereka hanya manifestasi puisi Alam bahwa kita semua dapat menghargai . Sungguh indah negeri di awan yang merupakan karya cipta Sang Pencipta

//  Sky Photographs Clouds (lebih…)

Read Full Post »

Bagi yang hoby fotografi maupun sebagai fotographer untuk mencari obyek yang pas dari lingkungan di sekitarnya kadang-kadang sulit. Untuk menghasilkan sebuah foto yang unik,khas yang dapat menarik perhatian bagi yang melihatnya. Kadang-kadang diperlukan insting yang tajam, waktu yang tepat, dan tempat yang tepat untuk menghasilkan sebuah foto dengan moment yang pas dan hasil yang menakjubkan,lucu. Dan dibawah ini Anda dapat menikamti hasil dari sebuah penjelajahan para orang yang bergelut dalam dunia fotografi

//
//

(lebih…)

Read Full Post »

Sekarang, pada abad 21 ini, gamelan Sunda, Jawa maupun Bali sudah makin merasuk dalam musik Barat. Kini tidak terbayangkan ada karya musik baru di Barat yang sama sekali tidak terpengaruh gamelan.

Bahkan bisa dikatakan kalau masih ada komponis Barat yang tidak memasukkan unsur gamelan dalam karyanya, maka komponis itu akan dicap ketinggalan zaman. Dalam dunia musik bisa dikatakan perbedaan Barat Timur sudah tidak dianut orang lagi. Bahkan unsur-unsur gamelan bisa didengar pada karya seorang komponis kelahiran Amerika Latin.

Salah seorang komponis yang juga menggunakan unsur gamelan dalam karyanya, adalah Carlos Micháns. Membaca namanya dia memang keturunan Amerika Latin, Argentina, tepatnya. Tetapi sudah lama dia hidup dan berkarya di Belanda. Kalau tinggal di Belanda, cepat atau lambat, maka seorang seniman pasti akan bersentuhan dengan Indonesia.

Dialog biola harpa
“Itu adalah sinfonia concertante,” demikian Carlos Micháns mulai menjelaskan karyanya, “untuk biola, biola alto dan orkestra. Khususnya di bagian kedua bisa kita dengar unsur-unsur gamelan ini. Di situ berlangsung dialog antara biola alto dengan harpa, lalu orkestra juga masuk. Itu mengingatkan saya pada gamelan Sunda yang pernah saya dengar.” Carlos juga menunjuk pada gerakan ritmis dan melodi yang kemudian terdengar. Sesudah itu tema ini masih dimainkan oleh unsur-unsur lain, tetapi intinya adalah Sunda. “Itu harapan saya,” karta Carlos, “Mungkin orang Sunda ada yang merasa terhina, tapi saya harap tidak.”

Sulit dibayangkan kita sebagai asal usul gamelan akan terhina kalau komponis Barat memasukkan unsur gamelan pada karyanya. Bukankah kita akan merasa bangga, bahkan terhormat. Bahkan menjadi ingin tahu, bagaimana gamelan bisa diintegrasikan ke dalam musik barat. Bagaimana Carlos Micháns memasukkan unsur gamelan itu? Apakah dia terlebih dahulu mempelajari gamelan, dalam hal ini gamelan Sunda? (lebih…)

Read Full Post »

Older Posts »