Feeds:
Pos
Komentar

Archive for Februari 19th, 2010

MENGAJAR ANAK BERPIKIR ABSTRAK

Ada banyak cara yang bisa dilakuakn agar buah hati anda mengerti konsep  dan berpikir secara abstrak.Misalnya melalui pembicaraan sehari-hari, tingkah laku dan dari pengalaman keseharian. Berikut in sejumlah aktivitas yang bisa dilakasanakan bersama dengan si buah hati agar mereka terlatih berpikir abstrak.

  • Hitung

Hitung piring yang ada di meja makan, hitung jumlah kue yang dimakan,hitung jumlah mainan yang dipunyai. Pendek kata, ajarkan anak untuk menghitung apa saja yang dilihat atau dipegangnya.

  • Rambu Jalan dan Peta

Jelaskan sejak dini mengenai rambu/tanda lalu lintas yang terlihat di jalan setiap kali berpergian dengan anak kita. Misalnya huruf S dicoret berarti tidak boleh berhenti. Untuk anak yang lebih besar coba diminta membuat denah/peta kamarnya lengkap dengan petunjuknya.Atau coba buat peta harta karun dimana Anda menyembunyikan sesuatu.

  • Bermain Bentuk

Bisa dilatih permainan balok atau benda lain yang memiliki aneka bentuk. ada segitiga,lingkaran,persegi panjang Minta anak untuk menyusun berbagai bentuk jadi. Kegiatan ini juga melatih konsep matematika anak.

  • Pecahkan Masalah

Lewat permainan balok tanpa sadar anak sekaligus belajar memecahkan masalah. Misalnya ia sudah menyusun sesuatu kemudian dibongkar untuk disusun sesuatu yang baru. Hal ini merupakan tahap dasar untuk mengajarkan konsep abstrak sekaligus mengembangkan kegunaan ilmu hitung.

  • Pengelompokkan

Pilih dan kelompokkan semua jenis barang. Penekanan bahwa orang menciptakan aneka kategori untuk memudahkan penyortiran. Ketika membereskan mainan kumpulkan yang sejenis.

  • Diskusi

Diskusi membuat si kecil bersemangat mengutarakan pendapatnya serta pikirannya sendiri serta mendorongnya belajar mengenai konsep abstrak. Hal in dapat membantu mengemukakan ide, mengontrol atau menjalankan simbol abstrak tetapi mempunyai arti. Coba mintalah ia mengingat apa yang telah dilakaukan hari ini serta apa yang ia rencanakan esok hari.

  • Bertanya

Apa?Mengapa?Bagaimana?Kemana?Semua bentuk pertanyaan seperti ini menjadikan anak berpikir dan mendorongnya menggambarkan ciri-ciri dan objek matematika seperti berbagai macam bentuk. Dorong anak untuk rajin bertanya dan jawablah dengan sunguh-sunguh.

Iklan

Read Full Post »