CahAya Lilin Kecil Seorang wanita baru pindah ke sebuah kota kecil. Setelah berada di sana beberapa waktu, ia mengeluh kepada tetangganya tentang pelayanan buruk yang dialaminya di apotek setempat. Ia meminta pada tetangganya agar mau menyampaikan kritiknya pada pemilik apotek itu. Beberapa hari kemudian wanita pendatang tersebut pergi lagi ke apotek itu. Pemilik apotek menyambutnya [...]
Tulisan terkirim dikaitan (tagged) ‘humanisme’
Apotek dan Kebijaksanaan Nasehat
Diposkan dalam humanisme, Uncategorized, Label apotek, baik, bijak, humanisme, kritik, orang lain, saran pada 13 September 2010 | 2 Komentar »
Dia,Saya dan Takwa
Diposkan dalam budaya, humanisme, religiositas, Uncategorized, Label Allah, budaya, danarto, gus mus, humanisme, mustofa bisri, nilai takwa, religiositas, takwa pada 12 September 2010 |
Oleh: A. Mustofa Bisri Kedatangannya hari itu ke rumah saya merupakan kejutan. Pada waktu berkenalan di Jakarta pertama kali beberapa tahun yang lalu, dia kelihatan seperti tidak begitu mengacuhkan saya, sampai saya merasa tidak enak sendiri. Mereka telah mengusiknya. Sekarang, tak ada hujan tak ada angin, tiba-tiba dia datang ke gubug saya. Saya gembira sekali. [...]
Jujur
Diposkan dalam humanisme, religiositas, Uncategorized, Label budaya, humanisme, jujur, komunitas doa dan inspirasi batin, Tuhan, wong cilik pada 11 September 2010 |
CahAya Lilin Kecil Terkadang dari orang-orang sederhana atau yang biasa disebut wong cilik kita bisa belajar mengenai nilai-nilai kehidupan. Seperti yang dulu saya dapatkan dari seorang bapak yang membuka angkringan dekat kontrakan saya .Angkringan itu sepintas tidak jauh beda dengan yang lainnya, baik dari ragam makan-minumannya yang disediakan, gerobak yang dipakai, warna terpal oranye yang [...]
Kesalehan Total
Diposkan dalam budaya, humanisme, religiositas, Uncategorized, Label budaya, hablun minan naas, hablunminallah, humanisme, ibadat mahdlah, kesalehan ritual, kesalehan sosial, kesalehan total, religiositas, saleh pada 11 September 2010 |
Oleh A. Mustofa Bisri Akhir-akhir ini sering kita mendengar dari kalangan kaum muslim, sementara orang yang mempersoalkan secara dikotomis tentang kesalehan. Seolah-olah dalam Islam memang ada dua macam kesalehan: “kesalehan ritual” dan “kesalehan sosial”. Dengan “kesalehan ritual” mereka menunjuk perilaku kelompok orang yang hanya mementingkan ibadat mahdlah, ibadat yang semata-mata berhubungan dengan Tuhan untuk kepentingan [...]
Opera Java di Tanah Amsterdam
Diposkan dalam budaya, hiburan, humanisme, Uncategorized, Label belanda, budaya, garin nugroho, hiburan, humanisme, INDONESIA, opera, opera java, rama, ramayana, seni, sinta, tari pada 10 September 2010 | 1 Komentar »
Opera Java digelar di Amsterdam awal September 2010 untuk memperingati 100 tahun Tropenmuseum. Maka penonton disuguhi pertunjukan teater Jawa yang terus memperbaharui diri dan tanpa segan-segan menampilkan hal-hal yang bisa dinilai saru. Sepintas, terbesit kesan puritanisme telah kokoh mencokoli masyarakat kita. Tengok saja kecaman massal terhadap video pornonya artis terkenal atau berlakunya UU Pornografi. Belum [...]
IDUL FITRI DAN MENJAGA KEBERSAMAAN
Diposkan dalam budaya, humanisme, religiositas, Uncategorized, Label budaya, gus mus, humanisme, idul fitri, kebersamaan, puasa, ramadhan, religiositas, setan pada 10 September 2010 |
Oleh: A. Mustofa Bisri Atas perkenan dan pertolongan Allah, kita, Alhamdulillah, telah berhasil menyelesaikan ujian Tuhan terhadap kita dengan merampungkan kewajiban berpuasa sebulan suntuk di bulan Ramadan. Marilah kita rayakan dengan penuh kesyukuran dan ketakwaan, seraya merenungi hikmahnya yang agung. Tugas puasa yang telah kita selesaikan, sebenarnya merupakan gemblengan bagi mencapai kemerdekaan diri yang sesungguhnya. [...]
Para Preman bertobat lewat Pesantren
Diposkan dalam budaya, humanisme, religiositas, Uncategorized, Label baik.religiositas, budaya, gus tanto, humanisme, jahat, pesantren istighfar, pndok pesantren, preman, tobat pada 9 September 2010 |
Gus Tanto melayani sedikitnya 250 preman yang ingin belajar agama Sebuah pondok pesantren di Kota Semarang mencoba mengkhususkan diri memberi pencerahan kepada para preman atau berandal jalanan. Dengan metode yang disebut tombo ati (obat hati), pengelola pondok pesantren ini berupaya mengajak para bandit jalanan agar sadar dan bekerja dengan cara yang benar, lapor Edhi Prayitno [...]
Perangkap Monyet
Diposkan dalam humanisme, religiositas, Uncategorized, Label humanisme, maaf, masalah, monyet, religiositas pada 5 September 2010 |
oleh CahAya Lilin Kecil Sahabat, saya pernah membaca suatu hal yang menarik tentang perangkap. Suatu sistem yang unik, telah dipakai di hutan-hutan Afrika untuk menangkap monyet yang ada disana. Sistem itu memungkinkan untuk menangkap monyet dalam keadaan hidup, tak cedera, agar bisa dijadikan hewan percobaan atau binatang sirkus di Amerika. Caranya sangat manusiawi (*hmm…atau mungkin [...]
Rumah yang Terpencil Bebas Polusi
Diposkan dalam humanisme, keluarga, Uncategorized, wisata kuliner, Label damai, humanisme, keluarga, polusi, rumah, sepi, terpencil, wisata pada 29 Agustus 2010 |
Great foto rumah sangat terpencil yang menetapkan dalam jarak jauh ke tempat di mana ada tampaknya tidak memiliki kemudahan komunikasi dan transportasi. Tidak yakin apakah ada orang tinggal di rumah-rumah tetapi mereka tampaknya bagus untuk hidup di mana kita bisa melarikan diri dari polusi kehidupan kota. Beberapa orang tidak bisa membayangkan untuk memiliki rumah di [...]
Rakyat China rayakan hari Kasih Sayang
Diposkan dalam budaya, humanisme, remaja, Uncategorized, wisata kuliner, Label budaya, cinta, humanisme, kasih, sayang, wisata pada 21 Agustus 2010 |
Hari ini (16/08) adalah hari ketujuh pada bulan ketujuh dalam kalender Imlek Tiongkok, juga adalah Hari Raya Qixi. Hari Raya Qixi yang romantis terkenal sebagai “Hari Kasih Sayang Tiongkok”, dan telah dicantumkan dalam daftar warisan budaya nasional non-fisik oleh Dewan Negara Tiongkok pada tahun 2006.




























